Selasa, 13 Oktober 2015

Jadi Investor Modal Minimal



Jadi investor pasar saham rasanya seperti mimpi yang menjadi nyata ya. Tapi menjadi investor dengan modal kecil alias minimal apakah bisa ?  

Ternyata jawabannya BISA dan tidak sulit!! Bahkan kita bisa mulai menjadi investor pemula dengan mencicil . Jadi, bagaimana caranya ? 
Kita bisa memilih salah satu perusahaan sekuritas di bumi Indonesia ini yang terpercaya. Caranya cukup mengisi formulir pilihan investasi kita, apakah reksadana atau saham. 

Kira-kira dalam waktu 14 hari kerja, formulir ini akan diproses dan kita akan punya rekening efek untuk transaksi reksadana atau saham. Kemudian, setelah mendapat informasi mengenai top 5 reksadana di sekuritas tersebut, kita bisa menginformasikan kepada konsultan capital market reksadana apa yang kita pilih dan berapa jumlah yang kita ingin di debet setiap bulan.

Misalnya kita memilih reksadana dalam bentuk saham atau equity fund. Seperti menabung,  misalnya kemampuan kita setiap bulannya mungkin 300ribu. Jadi setiap bulan kita memastikan rekening efek kita terisi 300 ribu. Namun sebelumnya sebagai awal supaya bisa mulai bertransaksi, kita harus menyetorkan dana minimal 2 juta. Sementara pembelian reksadana minimal 500ribu. Jadi  tak perlu khawatir, sisa dana Rp. 1,5 juta bisa kita ambil kembali atau digunakan untuk transaksi saham.

Lumayan ya, dengan didebet 300ribu perbulan, dalam 3 bulan kita punya dana 900 ribu yang bisa kita pakai bertransaksi. Kalau punya uang 600ribu, kita bisa menginformasikan untuk didebet 2 x. Ternyata nggak susah ya, yang susah adalah niatnya, untuk memulai ini. ^_^

Kita juga bisa memilih untuk melakukan cicilan Rp. 300ribu untuk pembelian reksadana dan 300ribu untuk trading saham atau kita biarkan saja dalam 1-3 tahun sementara setiap bulannya kita terus membayar cicilan. Tak terasa, dalam setahun kita punya dana Rp. 3.600.000, lumayan kan. Minimal pembelian saham 1 lot atau 100 lembar. Kalau memilih saham seharga Rp. 1000 per lembar, maka kita punya 3.600 lembar saham setiap tahunnya.

Untuk reksadana, sebaiknya minimal 1-3 tahun kita biarkan saja. Anggaplah itu tabungan kita. Dan setiap bulannya kita akan menerima laporan hasil reksadana kita. 

Tiba-tiba otak saya mengkalkulasi. Kalau setiap orang melakukan cicilan 300ribu saja dan 100 juta penduduk indonesia kompak melakukannya, dampaknya luar biasa. Berarti setiap bulan tersedia dana 30 Triliun di pasar modal. Dan dalam setahun terkumpul dana 360Triliun. Bagaimana dalam 2 tahun, 3 tahun, 5 tahun... Lumayan kan supaya IHSG tidak tergantung dengan investor dari luar ^_^ 

2 komentar:

Yudi Febrianda mengatakan...

pernah dengar Gebu Minang, mbak?
Gerakan Seribu Minang yang digagas sejak medio 80-an.
konsepnya setiap perantau minang mengumpulkan seribu rupiah setiap bulan lalu dikirim ke kampung untuk pembangunan
hasilnya dahsyat!

2014 lalu saya ikut pulang basamo bersama hampir 2000 org perantau sekampung/sedesa (dari nagari/kampung/desa yang sama) dan membawa pulang uang sekitar 1,5 M. hanya saat itu saja. uang tsb digunakan untuk pembangunan nagari

Yuyun Choiriah mengatakan...

@yudi, wah wah...dahsyat juga ya mas bisa seperti itu. Hebat kekerabatannya. Ada juga coin a chance, yang nabung recehan untuk bisa membantu orang lain. Dampaknya dahsyat kalau hal kecil dikerjakan bersama2. Jadi inget tic... wadawww malah kemana2 ngobrolnya ini