Senin, 07 Desember 2015

Fashion, kecantikan 10 tahun lalu dan wajahnya kini

Bicara soal perkembangan fashion, di Indonesia khususnya, dalam kacamata saya kini karya anak bangsa telah menemukan jati dirinya. 10 tahun lalu, gaya fashion yang lebih modern mulai muncul di tahun 2005 setelah lepas dari gaya tahun 90an. Kiblat fashion Indonesia dulu masih cenderung ke fashion barat sehingga industri fashion Indonesia banyak dipengaruhi trend dari luar negeri.


Kini pembelajaran mengenai fashion internasional dalam kurun waktu 10 tahun ini telah membuahkan hasil. Buah manis inilah yang dipetik oleh desainer muda yang kini bertebaran namanya. Dari kiblat barat 10 tahun lalu, kiblat fashion Indonesia mulai bergeser ke negeri sendiri. Bahkan Indonesia dalam 5 - 10 kedepan disebut-sebut sebagai salah satu kiblat fashion dunia untuk fashion muslim. Di tahun 2015, industri fashion Indonesia tidak lagi didominasi oleh desainer senior namun desainer muda mulai muncul dengan ciri khasnya sendiri. Mereka bahkan mampu mengangkat fashion bernuansa budaya Indonesia ke kancah internasional. Inilah mengapa saya katakan kini fashion tanah air telah menemukan jati dirinya.

Sebut saja Zaskia Sungkar yang baru 2 tahun terjun di dunia mode, sudah menunjukkan rancangannya di khalayak New York. Apalagi sejak instagram mulai banyak digunakan di Indonesia beberapa tahun yang lalu. Kreativitas dalam fashion dan kecantikan menjadi tak terbendung. Zaskia dan anak muda lainnya bebas mengkreasikan busana dan make up sesuai kepribadiannya. Hal ini mendorong munculnya brand-brand lokal baru yang membawa ciri khasnya tersendiri. Kemudahan mendirikan toko online juga mendukung industri fashion Indonesia semakin berkembang seperti yang kita lihat kini.


Mari sejenak kita kembali ke pertengahan tahun 2000 dan mengingat seperti apa gaya fashion 10 tahun yang lalu dan saat ini. 10 tahun lalu saya masih ingat ketika skinny jeans mulai trend. Model jeans ini memang mulai berevolusi di awal tahun 2000 dengan bentuk yang menonjolkan lekuk badan seperti yang kita banyak lihat sekarang. Di tahun 2005 inilah rasanya jeans cewek menjadi lebih feminim. Sedangkan make up yang melengkapi penampilan ini dipilih yang natural dan simple..


Kalau dulu memakai jeans itu rasanya kurang formal dan lebih banyak dipasangkan dengan kaos atau kemeja, tapi kini untuk padu padan jeans di 2015 berbeda. Atasan batik maupun kebaya yang dipasangkan dengan jeans akan merubah penampilan terkesan lebih formal.

Tren di industri fashion tidak lepas dari tren kecantikan tentunya.  Dulu make up banyak berkiblat ke barat dengan nuansa natural maupun eyeliner tebal yang memberikan garis tegas pada mata. Serta tatanan rambut yang terkesan berantakan.
Tren kecantikan kini juga semakin berkembang di bandingkan 10 tahun lalu.Kini,  perkembangan tren kecantikan banyak dipengaruhi nuansa asia, salah satunya korea dan jepang. Make up yang digunakan kini lebih terlihat natural, segar dan flawless atau tanpa cela. Tatanan rambut yang disukai adalah yang memberi kesan clean dan segar.


Namun ada juga yang mengadopsi make up yang lebih berani untk mengekspresikan kepribadian pemakainya. Kini, menggunakan jeans dengan atasan peplum, rasanya wajar saja jika disandingkan dengan make up yang lebih berani, seperti lipstik warna merah atau matte.


Dari sisi desain, 10 tahun lalu fashion banyak didominasi warna tunggal, dan kurang berani dalam memadukan beberapa warna berbeda. Kemudian cutting dan tampilannya juga lebih sederhana.


Tapi kini, fashion Indonesia sangat variatif. Dari sisi warna, lebih berani menggabungkan berbagai macam warna. Motif bunga yang segar atau floral print menjadi salah satu pilihan favorit. Keramaian warna bunga biasanya akan diseimbangkan dengan bawahan/atasan yang polos. Cutting yang diadopsi juga lebih terlihat modern dan menarik. Satu hal lagi yang cukup menjadi trend di masa kini yaitu pemakaian outer pada penampilan berhijab maupun tidak kini semakin banyak. Outer menjadi layaknya obat keren  bagi penampilan kita.


Penampilan di atas sangat menggambarkan penampikan masa kini. Outer motif floral print, jeans skinny, dan make up beraliran pop korea dengan bentuk alis khas artis korea.Make up seperti ini sangat cocok untuk penampilan sehari-hari yang casual.

Bagaimana dengan 10 tahun lalu ? Outer seperti apa yang banyak dipakai ? Saya ingat, sweater menjadi koleksi wajib bagi para cewek. Sweater bahan rajut terutama. Model seperti ini salah satunya.


Karena saya memakai hijab, saya ingin membahas lebih detail fashion hijab10 tahun lalu dibandingkan sekarang. 10 tahun lalu, fashion muslim masih simple dan belum sevariatif sekarang. Kerudung sudah memiliki desain yang berbeda dengan jahitan seperti ujung topi atau yang disebut pet. Desain baju muslim di 2005 banyak mengadopsi desain dari Timur tengah maupun arab. Aplikasi payet diandalkan untuk membuat rancangan baju terkesan mewah

Sekarang fashion muslim lebih kreatif lagi terutama dilihat dari tampilan kerudungnya tidak terpaku pada satu jenis saja misalnya, kerudung dengan pet, namun menampilkan pasmina yang dililit dengan cara yang unik. Dari sisi desain, kini desain fashion muslim banyak memadukan nuansa modern yang bersandingan dengan nuansa budaya.

Sebagai contoh Dian Pelangi. Sangat menarik buat saya untuk mengamati kiprah Dian Pelangi, desainer kondang Indonesia yang sudah banyak menunjukkan karyanya di panggung runway internasional. Desainer muda ini secara konsisten sejak 4 tahun yang lalu memunculkan tenun palembang sebagai kekuatan rancangannya. Atasan peplum yang modern sentuhan Dian tidak meninggalkan nuansa Indonesia. Dian berhasil menjadi trensetter dengan rancangan tenunnya yang terkesan chic dan modern untuk hijaber masa kini. Selain itu, Dian juga cukup mempengaruhi para hijaber menggunakan make up yang tegas atau liptik warna berani untuk melengkapi penampilannya. Malah saya pernah membaca salah satu tips make up untuk hijaber supaya tampil segar, adalah menggunakan make up yang tegas, seperti contoh make up Dian Pelangi dalam foto berikut.


Fashion 2015 yang bertemakan timur tengah juga sudah jauh berkembang dibandingkan 10 tahun lalu. Saya mengambil contoh, Annisa Hasibuan, desainer yang menyukai aksesoris timur tengah dalam rancangannya ini, tetap mampu membawakan nuansa modern melalui desainnya. Baik warna emas yang berani dan cuttingnya yang terdiri dari layer-layer yang indah berhasil memberikan penampilan hijaber bak putri raja. Model busana mewah yang dulu berkiblat ke timur tengah, kini berhasil mengadopsi nuansa budaya Indonesia yang kental, namun tetap memberikan kesan mewah bagi pemakainya.

Tahun 2015 menurut saya, seperti titik balik bagi desainer muda untuk semakin menunjukkan eksistensinya di tengah brand-brand dunia yang namanya sudah melekat di industri fashion. Dan ternyata rancangan mereka tidak kalah dengan desainer luar negeri.






















 

2 komentar:

Ristin mengatakan...

Aku lbh suka fashion negeri sendiri dr pada fashion luar, krn klo fashion lokal msh bs ditiru dan di aplikasikan ya hehhee.... ttg make up aku ga gtu ngikutin bgt, soalnya jarang dandan yg bnr.. paling2 cream wajah, bedak, lipstik.. selesai... :D

Yuyun Choiriah mengatakan...

Pembelajaran pasti ada masanya selesai @ristinlia :) Nah sekarang fashion lokal juga udah banyak yang keren-keren atau rumit kan. Kalau aku malah pengen niru kerumitan fashion luar, apa daya ilmu belum nyampe hehe..